Apa itu CCTV, dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Posted on

cctvSistem TV sirkuit tertutup, atau yang dikenal dengan CCTV, adalah jenis sistem pemantauan video yang telah ada sejak 1940-an, saat pertama kali digunakan oleh Siemens AG untuk mengamati peluncuran roket di Peenemunde, Jerman. Sistem CCTV didasarkan pada kamera video yang ditempatkan secara strategis, yang menangkap rekaman dan kemudian menyiarkannya ke jaringan monitor pribadi (tertutup) untuk penayangan real-time, atau ke perekam video (baik analog maupun digital) untuk referensi selanjutnya.

Meskipun CCTV pada awalnya diterapkan untuk memperbaiki perkembangan roket, selama enam dekade terakhir, telah menjadi faktor yang semakin penting dalam keamanan dan pengawasan bagi pemerintah, penegak hukum, sekolah, bisnis, dan bahkan pemilik rumah. Mari kita lihat lebih dekat banyak cara CCTV digunakan saat ini.

Memantau lalu lintas

Pernah membuka kotak surat untuk menemukan tiket untuk menyalakan lampu merah atau ngebut, meski Anda tidak pernah benar-benar ditarik oleh polisi? Itu semua berkat sistem pemantauan lalu lintas sirkuit tertutup. Tapi sementara kita semua mendengar tentang meningkatnya jumlah “kamera lampu merah” yang bermunculan di persimpangan yang sibuk dan berbahaya, pengawasan video tidak hanya untuk mengeluarkan tiket lalu lintas.

Dengan volume lalu lintas yang terus meningkat di area metro, jalan tol dan jalan lokal menjadi jauh lebih padat, dan semboyan mengemudi dan kecelakaan terjadi lebih sering dari sebelumnya. Banyak kota sekarang memasang kamera pengintai di atas jalan raya yang sibuk untuk memantau arus lalu lintas, melihat pengemudi yang agresif atau sembrono, dan memeriksa rincian kecelakaan dan bangkai kendaraan.

Keamanan rumah

Saat ini, tidak biasa bagi pemilik rumah memasang kamera sirkuit tertutup di sekitar rumah dan properti mereka untuk melindungi diri dari pelanggaran, perampokan dan perusakan. Sementara kamera sendiri tidak dapat melakukan apapun untuk mencegah kejahatan terjadi secara fisik di sekitar rumah, mereka menjadi alat pencegah yang sangat efektif – rumah yang dipantau dengan baik jauh lebih tidak menarik bagi penjahat daripada orang yang tidak memiliki tindakan pengamanan.

Bentuk lain dari pengawasan CCTV di rumah adalah “nanny-cam”, sebuah kamera video kecil yang sering disamarkan agar terlihat seperti benda rumah tangga biasa, dan diletakkan di area rumah dimana pengasuh, pengasuh bayi, dan staf rumah tangga lainnya / Karyawan cenderung menghabiskan waktu. Kamera keamanan yang menyamar ini membawa ketenangan pikiran kepada orang tua dan pemilik rumah yang ingin diyakinkan bahwa anak-anak dan barang-barang mereka aman dan diperlakukan dengan tepat.

Kendaraan umum

Dari kereta api dan bus ke kereta bawah tanah dan taksi, angkutan umum menjadi semakin terlindungi oleh CCTV, dengan kamera pengintai dipasang tidak hanya di kendaraan, tapi juga di stasiun dan depot. Pemantauan video membantu mencegah kejahatan terhadap penumpang, supir dan konduktor, namun juga memberikan bukti visual untuk penuntutan jika seseorang menjadi korban atau harta benda hancur.

Pengawasan Bisnis

CCTV adalah salah satu cara termudah bagi pemilik bisnis untuk memantau karyawan dan mencegah kejahatan di perusahaan mereka. Entah tempat usaha adalah restoran, kantor, bank atau toko ritel, kamera yang ditempatkan di area penanganan uang, kantor belakang, ruang penyimpanan dan lantai penjualan tidak hanya dapat memantau akses karyawan ke area ini, namun juga membantu mencegah pencurian, perusakan, Dan bentuk-bentuk kesalahan lainnya.

Pengawasan bisnis sama pentingnya sepanjang jam kerja seperti pada jam kerja, karena hampir semua hal dapat terjadi dalam semalam di fasilitas yang tidak dihuni. Kamera keamanan tidak hanya memberikan bukti pencurian, namun juga membantu pemilik dan manajer mengawasi petugas pembersihan dan perawatan semalam, untuk memastikan bahwa semua tugas yang dibutuhkan sedang dilakukan.

Perlindungan Sekolah

Sekolah mengalami peningkatan kebutuhan akan pengawasan keamanan, terutama di tingkat SMP dan SMA. Banyak sistem sekolah yang menggunakan CCTV sebagai cara memantau arus siswa di lorong, tata ruang, dan potensi insiden di kafetaria, gimnasium, auditorium dan tempat parkir. Kamera keamanan telah menjadi alat untuk mengendalikan pelanggaran seperti grafiti, pertarungan, vandalisme dan penggunaan narkoba di tempat sekolah, serta melindungi siswa dengan memantau individu yang masuk dan keluar dari kampus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *